Tuesday, April 7, 2009

Ego yang mengusik

Weekend yang menyenangkan - bagi egoku?

Kembali ke Bali selalu menyenangkan. Meskipun terkadang ada rasa senang pergi ke tempat lain, senang ketemu keluarga di Jakarta, selalu aku ingin kembali ke Bali, tempat aku merasa nyaman dan tenang dan bisa menjadi diriku sepenuhnya.

Weekend ini aku banyak menghabiskan waktu dengan dia. Tumben dia mau menelepon aku pas malam minggu, minta kujemput dan menginap di tempatku. Aku yang meskipun baru sampe di kost, baru ganti baju - tanpa basa basi langsung mengiyakan. Dia bilang dia kangen sekali denganku, aku pun dengannya. Hari minggu dan senin juga kita sama-sama. Rasanya menyenangkan, seperti sewaktu kita masih couple.

Aku senang dia tahu aku masih sayang. Aku senang bisa tetap menunjukkan rasa sayangku dengan tulus. Aku senang dia pun merespon rasa sayangku.

Tapi sekarang, kembali egoku mengusikku. Aku mulai merasa gelisah lagi. Egoku mulai meracuni pikiranku dengan indahnya kebersamaan itu. Ada pikiran ingin posesif, ada pikiran membuatku kesal bahwa aku hanyalah seorang cadangan di saat dia ngga ada siapa-siapa, ada pikiran bahwa aku ngga dihargai dan pantas mendapat lebih.

Aku tahu itu cuma ego di pikiranku. Tapi tetap saja hatiku dan pikiranku beradu. Tetap saja aku gelisah.

No comments:

Post a Comment